Ini
adalah diriku
Namaku
adalah Lini, saya sangat suka menari. Waktu berumur 5 tahun, Lini diajak
temannya untuk menari digereja. Pertama memang latihannya sulit, karena belum
terbiasa untuk menari. Tetapi lama-kelamaan setelah sering berlatih Lini semakin
mahir menari. Pada waktu Lini kelas 5 SD, disekolahnya ada acara. Lini ingin
sekali mengambil bagian dari acara tersebut, dia ingin menari. Tetapi guru Lini
tidak memilih Lini untuk menari karena gurunya tidak mengetahui Lini dapat
menari, jadi gurunya menyuruh Lini menjadi penerima tamu. Pertama Lini sedih
karena dia hanya penerima tamu, tapi dia sabar dan dia akhirnya senang karena
dia pikir bahwa dia dipercaya oleh gurunya untuk menjadi penerima tamu.
Setelah
Lini lulus dari Sekolah Dasarnya, dia pindah sekolah. Lini masuk disebuah
sekolah kristen, dan dia sekarang kelas 1 SMP. Pada waktu semester 1,terdapat
lomba menari tradisional disekolahnya. Lini sebenarnya ingin mengikuti lomba
itu, akan tetapi setelah test dia tidak lolos. Walaupun Lini tidak mengikuti
lomba menari, tetapi dia sering berlatih dirumah dengan giat dan bersemangat.
Digerejanya, Lini disuruh oleh kakak pembinanya untuk menari. Lini pun menari
bersama teman-teman nya digereja. Di sekolah, Lini mempunyai dua teman yang
sangat akrab. Temannya bernama Nini dan Cindy. Lini satu kelas dengan mereka
berdua, Lini, Nini,dan Cindy selalu makan bersama pada waktu istirahat, belajar
bersama, dan disekolah selalu bersama. Itu sebabnya mereka sangat akrab.
Hari
demi hari dilewati, tidak disadari Lini sudah kelas 2SMP. Lini, Nini, dan Cindy
mulai giat belajar. Mereka sampai menyempatkan waktu untuk belajar bersama.
Ujian-ujian mereka selalu mendapat nilai yang bagus. Pada waktu semester 2 ,
sekolah mereka ada kegiatan study tour, yaitu kegiatan belajar sambil
jalan-jalan. Mereka bertiga sangat senang, karena mereka satu kelompok. Sekolah
mereka mengunjungi museum - museum yang ada di Jakarta.
Tidak
terasa bahwa Lini dan teman-temannya akan duduk dibangku kelas 3 SMP. Lini dan
teman-temannya berusaha dan belajar dengan giat agar dapat naik kelas. Hari
untuk ujian akhir semester sudah dekat,
mereka tidak belajar dengan main-main, tetapi Lini dan teman-teman sangat
serius dan bersemangat dalam belajar. Ternyata nilai ujiannya Lini dan
teman-temannya semuanya mendapat nilai yang bagus. Semuanya sangat senang
karena nilainya bagus dan sangat memuaskan. Pada waktu pengambilan rapot, guru
Lini menyampaikan bahwa Lini naik kelas ke kelas 3 SMP dan Lini ternyata
rangking 2 dari 30 murid. Orangtua Lini sangat bangga kepada Lini, sebab
dulunya Lini tidak pernah rangking dan nilainya biasa-biasa saja. Tetapi
sekarang Lini dapat membuktikan ke orangtuanya bahwa dia dapat berprestasi.
Pada
waktu duduk dikelas 3SMP, Lini tidak satu kelas dengan Nini dan Cindy. Tetapi
mereka selalu menyempatkan waktu untuk bermain bersama dan belajar bersama.
Lini harus rajin belajar, sebab dia sebentar lagi akan lulus dari SMP. Dengan
belajar yang giat atau mengerjakan sesuatu dengan penuh semangat, pasti
hasilnya akan memuaskan. Jika soal belajar Lini tidak pernah main-main, dia
selalu serius dalam belajar. Hari Ujian Nasional sudah dekat, ujian-ujian sudah
dilakukan disekolahnya. Mulai dari ujian praktek dan sekolah. Pada waktu hari
Ujian Nasional, Lini dan teman-temannya sangat bersemangat. Hari demi hari
sudah terlewati akhirnya Lini lulus dan membanggakan orangtuanya.
Pada
waktu liburan, ternyata Lini masih suka menari dan sering berlatih menari.
Suatu hari disebuah gereja mengundang Lini dan temannya menari. Ternyata,
banyak teman-teman SD dan guru SD-nya beribadah disana. Mereka menyaksikan Lini
menari. Guru dan teman SD nya bangga, karena mereka baru mengetahui Lini sangat
pintar menari. Setelah bertemu mereka, Lini senang dan bersyukur atas bakat
yang diberikan oleh Tuhan.
-Maria Ellen-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar